Selasa, 08 Oktober 2019

contoh soal statistik

contoh soal statistik



1.    Data upah 65 karyawan di sebuah perusahaan Swasta di Jakarta Pusat tersajikan sebagai berikut:

Upah karyawan (Rp)
Frequency


2.550.000
8
8
20400000
2.650.000
10
18
26500000
2.750.000
16
34
44000000
2.850.000
14
48
39900000
2.950.000
10
58
29500000
3.050.000
5
63
15250000
3.015.000
2
65
6030000
Total
65

181580000

Hitunglah:
a.          Nilai rata-rata hitung

2.793.538,462

b.         Median
Median terletak di nilai ke = n/2 _ 65/2 =32,5
Med = ½ (XK + XK+1)
Med = ½ (32,5 + 33,5)
Med = ½ (66)
Med = 33

Yaitu Rp.2,750,000

c.          Modus upah karyawan tersebut
gejala yang paling sering terjadi atau yang paling banyak muncul (mo)
Mo= 2.750.000



2.    Berdasarkan data berikut, hitunglah
        a.    Q1  dan  Q3
        b.    D6
        c.     P50

Nilai Kelas
Frequency

72,2  -  72,4
2
2
72,5  -  72,7
5
7
72,8  -  73,0
10
17
73,1  -  73,3
13
30
73,4  -  73,6
27
57
73,7  -  73,9
23
80
74,0  -  74,2
16
96
74,3  -  74,5
4
100
Total
100




a.       Q1  dan  Q3
Tentukan dahulu kelas Interval Q1, Q2 dan Q3
Q1 membagi data menjadi 25% ke bawah dan 75% ke atas
Q2 membagi data menjadi 50% ke bawah dan 50% ke atas
Q2 membagi data menjadi 75% ke bawah dan 25% ke atas

Karena n = 100, maka
Q1 terletak pada kelas 72,8  -  73,0
Q2 terletak pada kelas 73,1  -  73,3
Q3 terletak pada kelas 73,4  -  73,6

·          Q1, maka Lo = 73,05; F = 2+5+10+13 = 30 ; c = 0,4 dan f = 30, sehingga diperoleh
 

b.       
D6
D6
D6


c.       P50
P50
P50=73,196

Selesai

Minggu 2


1.    Data upah 65 karyawan di sebuah perusahaan Swasta di Jakarta Pusat tersajikan sebagai berikut:

Upah karyawan (Rp)
Frequency


2.550.000
8
8
20400000
2.650.000
10
18
26500000
2.750.000
16
34
44000000
2.850.000
14
48
39900000
2.950.000
10
58
29500000
3.050.000
5
63
15250000
3.015.000
2
65
6030000
Total
65

181580000

Hitunglah:
a.          Nilai rata-rata hitung

2.793.538,462

b.         Median
Median terletak di nilai ke = n/2 _ 65/2 =32,5
Med = ½ (XK + XK+1)
Med = ½ (32,5 + 33,5)
Med = ½ (66)
Med = 33

Yaitu Rp.2,750,000

c.          Modus upah karyawan tersebut
gejala yang paling sering terjadi atau yang paling banyak muncul (mo)
Mo= 2.750.000



2.    Berdasarkan data berikut, hitunglah
        a.    Q1  dan  Q3
        b.    D6
        c.     P50

Nilai Kelas
Frequency

72,2  -  72,4
2
2
72,5  -  72,7
5
7
72,8  -  73,0
10
17
73,1  -  73,3
13
30
73,4  -  73,6
27
57
73,7  -  73,9
23
80
74,0  -  74,2
16
96
74,3  -  74,5
4
100
Total
100




a.       Q1  dan  Q3
Tentukan dahulu kelas Interval Q1, Q2 dan Q3
Q1 membagi data menjadi 25% ke bawah dan 75% ke atas
Q2 membagi data menjadi 50% ke bawah dan 50% ke atas
Q2 membagi data menjadi 75% ke bawah dan 25% ke atas

Karena n = 100, maka
Q1 terletak pada kelas 72,8  -  73,0
Q2 terletak pada kelas 73,1  -  73,3
Q3 terletak pada kelas 73,4  -  73,6

·          Q1, maka Lo = 73,05; F = 2+5+10+13 = 30 ; c = 0,4 dan f = 30, sehingga diperoleh
 

b.       
D6
D6
D6


c.       P50
P50
P50=73,196

Selesai


contoh soal ekonomi manajerial


contoh soal ekonomi manajerial




Diketahui fungsi permintaan untuk salah satu produk handphone dari sebuah perusahaan elektronik terkemuka di dunia adalah Q = 41 – 0,5P – 0,0225PR + 0,6I, dimana,
Q = produk handphone dalam satuan puluhan ribu unit.
P = Harga dalam satuan $/unit
PR = harga barang komplementer dalam satuan $/unit dan
I = rata-rata pendapatan keluarga dalam satuan ribu $ per tahun.
Berdasarkan informasi bahwa pada tahun depan harga jual produk komplementer menjadi $800 per unit, dan rata-rata pendapatan keluarga akan menjadi $45.000 per tahun.
Fungsi biaya dari perusahaan telah didapatkan : C = 270 + 28Q – 5Q2 + Q3
Dimana C = biaya total yang diukur dalam satuan puluhan ribu dolar per tahun dan Q = jumlah produk dalam satuan puluhan ribu unit per tahun.
Pertanyaan:
Bagaimana keputusan jumlah output dan harga dari produk handphone untuk memaksimumkan keuntungan dalam pasar handphone?
a.      Fungsi Invers dan Fungsi Marjinal
Q = 41 – 0,5 P – 0,0225PR + 0,6I
Q = 41 – 0,5 P – 0,0225(800) + 0,6(45) = 50 – 0,5P
0,5 P = 50 – Q à P = 100 -2Q
TU = P x Q = (100 – 2Q) Q = 100Q – 2Q2
MU = 100 – 4Q

b.      Mencari AVC, MC
C = 270 + 28Q – 5Q2 + Q3
TFC = 270 dan
TVC=, TVC = 28Q – 5Q2 + Q3.

TVC = 28Q – 5Q2 + Q3
AVC = 28 – 5Q + Q2
MC = 28 – 10Q + 3Q2

c.       Menentukan tingkat output optimum
MU = MC
100– 4Q = 28 – 10Q + 3Q2
3Q2– (10Q + 4Q) + (28 – 100) = 3Q2– 6Q – 72 = 0
Untuk tingkat output optimum,
Q1, Q2 = 
              
Q1, Q2 =
Q1, Q2 =
Q1,  = -24/6 = -4
Q2, = 36/6 = 6
Output Q harus positif, maka Q1 = -4 tidak relevan untuk dipertimbangkan, jadi dipilih tingkat output optimum adalah Q= 6

d.      Menggunakan tingkat output optimum, Q = 6 dalam fungsi permintaan invers untuk menetepkan harga jual optimum dari produk, Poptimum dengan demikian harga jual optimum dari produk ditentukan sebagai berikut :
P = 100 -2Q
P = 100 – 2(6)
P= 88
Dengan demikian harga jual produk handphones yang memaksimumkan keuntungan dalam pasar handphones adalah sebesar 88$ per unit.
Sebelum keputusan aktual diambil perlu dilakukan pemeriksaan mengikuti aturan-aturan yang ada. Pemeriksaan dilakukan sebagai berikut :
AVC = 28-5Q + Q2
AVCqoptimum = 28-5(6) + (6)2= 34
Karena Poptimum =88 adalah lebih besar dari pada AVCqoptimum =34, maka perusahaan tersebut harus melakukan produksi dan beroperasi pada titik Q = 6 dan P = 88.
Dengan demikian manajer dari perusahaan tersebut harus membuat keputusan memproduksi produk handphones sebesar 60.000 unit (Qoptimum = 6) per tahun dengan harga jual sebesar $88 per unit (Poptimum = 88). Keputusan ini akan memaksimumkan keuntungan ekonomis bagi Perusahaan dalam pasar handphones.

e.       Menghitung keuntungan ekonomis atau kerugian ekonomis, sebagai berikut,
Ï€optimum            = TR – TC = (Poptimum X Qoptimum )- TCqoptimum
TR                   = ($88/unit)(60.000 unit/tahun) = $5.280.000/tahun
TC                   = 270 + 28Q – 5Q2 + Q3
TCQ-optimum       = 270 + 28(6) – 5(6)2 + (6)3= 474
                                = $4.740.000 per tahun
Ï€optimum            = TR – TC = $5.280.000 - $4.740.000
                        = $540.000
            Oleh karena Ï€optimum = $540.000 bernilai positif, angka ini menunjukkan keuntungan ekonomis bagi perusahaan dalam pasar handphones. Dengan demikian keputusan dari manajer perusahaan untuk memproduksi produk handphones pada tahun depan sebesar 60.000 unit dengan harga jual per unit $88, akan mendatangkan keuntungan ekonomis sebesar $540.000

soal ekonomi manajerial


soal ekonomi manajerial

Ingin Belajar Bangun Bisnis di Internet Namun Banyak Kendala? Kami punya video-video tutorialnya, semoga membantu. 

silahkan klik link dibawah ini


Silahkan KLIK tulisan tonton vidio 
untuk mendapatkan vidionya :





PT Medio adalah sebuah perusahaan manufaktur yang sedang merencanakan peningkatan produksi. Berdasarkan data yang diperoleh dari bagian accounting, diketahui bahwa biaya tetap total (TFC) sebesar $600,000 dan biaya variabel rata-rata (AVC) = 10 + 0,02Q dimana Q adalah output (unit) dan AVC adalah biaya variabel rata-rata ( $/unit).
Hitunglah  :
1)      Biaya Total (TC) dan biaya total rata-rata (ATC) apabila direncanakan memproduksi sebesar 3.000 unit output.
Jika Q = 3.000, maka
 TVC = AVC *Q  
TVC = (10 + 0,02 Q)Q
TVC = 10 Q + 0,02
TVC = 10 (3.000) + 0,02
TVC= 30.000 + 0,02* 9.000.000
TVC= $210.000

DIKETAHUI TFC = $ 600,000
TC = TFC + TVC
TC = $600,000 + $ 210,000
TC = $ 810,000
 = $ 270 per unit output




2)       Apakah peningkatan produksi dari 3.000 unit menjadi 5.000 unit mengakibatkan penurunan biaya rata-rata (ATC) per unit? Jelaskan jawaban Saudara.
Jika Q = 5.000, maka
 TVC = AVC *Q 
TVC = (10 + 0,02 Q)Q
TVC= 10 Q + 0,02
TVC = 10 (5.000) + 0,02
TVC= 50.000 + 500.000
TVC= $550.000

JIKA TFC = $ 600,000
TC = TFC + TVC
TC = $600,000 + $ 550,000
TC= $ 1.150.000
 = $ 230 per unit output
Dengan demikian tampak bahwa peningkatan produksi dari 3.000 unit menjadi 5.000 unit telah mengakibatkan penurunan biaya per unit sebesar $ 270 per unit output menjadi $ 230 per unit output.
Penurunan sebesar

jawab soal


jawab soal





1.      Dalam menetapkan harga produk baru, usahakan menentukan harga yang dapat menarik minat pasar. Jelaskan bagaimana cara yang dapat digunakan dalam menetapkan harga produk barudan berikan contohnya!
Stretegi Penentuan Harga Pada Produk Baru
1. Skimming Price
Strategi skimming adalah menetapkan harga awal yang tinggi ketika produk baru diluncurkan dan semakin lama akan terus turun harganya. Contoh smart phon, laptop,.. seperti harga samsung s4 pertama kali muncul dibandrol 6juta sekarang sudah 4juta, tujuannya agar penggemar update hp dengan kantong tebal membeli produk prestisius, setelah mencapai konsunen menengah atas, harga diturunkan untuk mencapai konsumen menengah bawah
2. Penetration Price / Harga Penetrasi
Strategi harga penetrasi adalah menentukan harga awal yang rendah serendah-rendahnya atau murah dengan tujuan untuk penetrasi pasar dengan cepat dan juga membangun loyalitas merek dari pada konsumen. Contoh : tarif layanan operator baru three / 3 yng langsung nenetapkan harga sangat murah
2.      Jelaskan pula bagaimana menentukan strategi penentuan harga yang kompetitif!
Stretegi Penentuan Harga Kompetitif
1. Relative Pricing / Harga Relatif
Strategi harga relative price adalah menentukan harga di atas, di bawah atau sama dengan tingkat harga persaingan di mana gerakan harganya mengikuti gerakan pesaing.
2. Follow The Leader Pricing
Strategi harga follow the leader price adalah penetapan harga produk baik barang maupun jasa diserahkan para pimpinan pasar / penimpin pasar dan tidak menetapkan harga sendiri.

keseimbangan pasar secara aljabar dan buktikan secara geometri

keseimbangan pasar secara aljabar dan buktikan secara geometri




Carilah harga  dan jumlah keseimbangan pasar secara aljabar dan buktikan secara geometri dari soal berikut

Soal 1

Dik: fungsi permintaan
• Qd= 1.8 – 0.4p
Fungsi penawaran
• Qs = -0.3 + 0..8p

Dit: carilah harga dan jumlah keseimbangan pasar secara aljabar dan buktikanlah secara geometri dari soal-soal berikut
Jawab;
Qd = Qs 
1.8 – 0.4p = -0.3 + 0.8p
-0.4p – 0.8p = - 0.3 – 1.8
-1.2p = - 2.1
P = - 2.1 q = 1.8 – 0.4p
-1.2 q = 1.8 – 0.4(1.75)
P = 1.75 q = 1.8 – 0.7
Q= 1.1

Keseimbangan pasar secara geometri
Qd= 1.8 – 0.4p
Jika p=0 maka q= 18, sehingga titik potong sumbu q adalah (1.8 , 0)
Jika q=0 maka p= 4.5 sehingga titik potong sumbu p adalah (0 , 4.5)







Soal no 2 

Dik;fungsi permintaan
• pd = 24 – 0.16q
Fungsi penawaran
• ps = 4 + 0.48 q

dit: keseimbangan...???

jawab ......
pd = ps
24 – 0.16q = 4 + 0.48q
-0.16q – 0.48q = 4 -24
-0.64q = - 20
Q = - 20 p = 24 – 0.16q
-0.64 p = 24 – 0.16(31.25)
Q = 31.25 p = 24 – 5
P = 19
Menggambarkan keseimbangan pasar

Fungsi permintaan

Jika q = 0 maka p = 24 sehingga titik potong sumbu adalah (0, 24)
Jika p = 0 maka q = 150 sehingga titik potong sumbu adalah(150 , 0)

Fungsi penawaran

Jika q = o maka p= 4 sehimgga titik potong sumbu adalah (0, 4 )
Jika p = 0 maka q=8.34 sehingga titik potong sumbu adalah (8.34 ,0)